Search

@rahendz's blog

The official Rahendra Putra K Weblog

Month

February 2007

my lonely friend

Saat itu, aku menatap seseorang melalui cermin. Begitu menyedihkan, ia berdiri menatap dirinya. Ia nampak kesakitan, terlihat darah mulai mengalir dari hidungnya. Nampaknya ia sedang menghadapi kesakitan yang membuatnya jauh dari keindahan dunia, namun saat ku bertanya padanya ia hanya tersenyum dan menjawab “Setiap manusia di beri kekurangan dan kelebihan, sedangkan aku diberi kekurangan yang melebihi kelebihanku tapi aku yakin bahwa Allah telah melebihkan kelebihanku ketika kekuranganku diberikan OlehNYA ke tubuhku”. Aku tertegun mendengar kata-katanya, aku tak percaya ia mampu berkata seperti itu ketika aku melihatnya ia berdiri dengan gemetar. Ia membalikkan badannya dan menjauh dariku sambil tangannya terus menutupi hidungnya yang berdarah, kemudian aku berlari kepadanya dan membisikkan sebuah kalimat… “Ra, kamu ngga sendirian. Disekeliling kamu banyak yang menemani kamu, mendukung kamu dan selalu siap membantu kamu. Jadi buat kita seperti tangan kamu yang selalu melindungi dirimu dan anggap kita sebagai kaki yang selalu menopangmu ketika kamu berjalan dan terjatuh, serta buatlah kita menjadi pengisi hatimu ketika kau merasa suka maupun duka sekalipun”. Kemudian ia berbalik, tersenyum lebar, memelukku dan sambil berkata “terima kasih temanku, tapi aku tetap harus berjuang dengan tenagaku sendiri, barulah aku membutuhkanmu pabila memang aku sangat-sangat perlu membutuhkan bantuanmu. Tenang, kau selalu temanku dan kau selalu menjadi prioritasku, maka oleh itu aku tidak ingin membuatmu kerepotan dengan kemanjaanku akan cobaan ini. Aku yakin Allah pasti punya maksud akan ini, dan Allah tidak akan memberikan cobaan ini bila aku tak mampu menyelesaikannya”. Kemudian sejak saat itu aku tak pernah melihatnya dengan wajah yang kesakitan, murung atau putus asa. Meski ia belum lepas dari cobaannya ia masih mampu untuk meriuhkan suasana sekelilingnya.

my correction of life

Kenapa setiap kali aku ingin menikmati indahnya hidup bersama seseorang selalu saja kembali aku merasakan ada orang lain yang membuatku bimbang, kenapa? Dulu saat aku ingin mencari seseorang tak ada satu pun yang mampu membuatku tergetar dan tak ada yang mencoba memerikan asanya padaku namun setelah aku menemukan seseorang kenapa mereka tiba-tiba datang begitu saja kekehidupanku. Akankah ini jalan hidupku, jalan hidup yang seperti tipatkai dalam serial sungokong di tv. Tidak, itu hanya fiktif. Tidak cocok tergaris dalam kehidupan nyata, kita harus berfikir rasional. Namun apa daya, ini lah jaan hidupku… Jalan hidup yang aku ambil meski memiliki resiko yang fatal. Kini aku mulai bimbang dengan semua keputusan ku yang beberapa waktu lalu sudah aku anggap matang dan valid, tuhan… Aku tidak menyalahkanMU karena aku tahu itu keputusanMU dan dibalik semua itu pasti ada makna dan hikmahnya namun apa ENGKAU tidak merasakan bahwa hambaMU ini tidak sanggup dengan cobaan yang ENGKAU berikan ini. Jika ENGKAU tetap memberikan cobaan ini kepada hamba maka permudahlah, berikan hamba jalan keluar yang terbaik, jalan keluar yang ENGKAU ridhoi, jalan keluar yang ENGKAU rahmati. Untuk semua, maaf bila aku sedang menjadi orang yang diambang kebimbangan karena kau pun tak tahu kenapa aku sekarang sedang berada pada posisi yang berat itu, berat untuk jiwaku. Untuk semua sahabat dan temanku, bimbing aku dalam kehidupanku… Karena hanya kalian yang mampu membawaku kekenormalan dunia, tanpa kalian aku hanya seseorang yang tersesat dan tak tau arah. Hari ini aku masih terbayang-bayang mimpi burukku yang dulu pernah aku pendam untuk selama-lamanya, aku berharap itu tak menggangguku namun sekarang semua terlanjur menguak dan membuatku bisu, tuli dan buta.

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

Just Another Thought

perjalanan jemari dalam rentang yang berbeda

Afriq Yasin Ramadhan

Media curhatan digital

denandika

learning for around the world