KANGEN, kata yang sekarang sedang berkutat dengan hatiku. Mencampur adukkan antara rindu, pengen ketemu dan sayang. Seperti bintang yang rindu akan malamnya, seperti romeo yang pengen ketemu dengan julietnya dan seperti ibu yang sayang akan anaknya yang manis. Sekarang hidupku mulai teratur, namun keteraturan itu masih dibarengi dengan cobaan-cobaan yang sekarang hampir membuatku patah arang terhadap kehidupan. Semua orang mungkin melihatku selalu tertawa, mungkin semua orang telah melihat sedang bercanda, mungkin setiap orang melihatku dengan rasa iri dan mungkin seluruh orang menganggapku bahagia.

Tidak, setiap orang memiliki kehidupan yang negatif, memiliki kehidupan yang bobrok, memiliki kehidupan yang amburadul bahkan memiliki kehidupan yang setiap harinya hanya kesusahan. Aku hanya sebagian dari mereka yang memiliki keporakporandaan yang cukup sama dengan kebahagiaanku, tak nampak memang karena untuk apa kita menampakkan kesusahan dan keburukan kita pada orang lain kecuali mereka telah tau sendiri. Kita sebisa mungkin tetap tersenyum pada hidup yang ada didepan kita, dengan begitu hidup kita jauh lebih baik dari siapapun yang telah merasakan bahagia sejak awalnya.

Salah satu yang membuatku mampu survive adalah dia, dia yang telah hadir dan membuatku terselamatkan akan keterpurukan akan kehidupan yang sedang aku jalani. dia yang merengkuhkan sayapnya untuk melindungiku dari kerapuhan masa. dia yang selalu hadir dalam imajiku dengan senyuman manisnya. dia yang selalu berseri dan memberikanku spirit kehidupan.

Advertisements